Informatika Medik

Alwi Shahab

Bagian Ilmu Penyakit Dalam

FK Unsri/ RSMH

Palembang

Informatika Medik


Informatika medik merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang aplikasi teknologi informasi untuk memperbaiki pengelolaan data pasien, pengetahuan klinis, data epidemiologi dan informasi lain yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan serta riset dibidang kesehatan dan kedokteran. Informatika medik merupakan pengetahuan baru, yang mulai berkembang dalam beberapa dekade terakhir sejak ditemukannya komputer digital pada tahun 1940. Komputerisasi mekanik dibidang kedokteran pertama kali dimulai pada awal abad 19 ketika Herman Hollerith melakukan sensus dan mengembangkan survai dalam ilmu kesehatan masyarakat dan epidemiologi.

Informatika medik melibatkan berbagai disiplin ilmu (bersifat multidisipliner) yang berinteraksi satu sama lain, diantaranya ilmu kedokteran klinis, ilmu kesehatan masyarakat (epidemiologi dan penelitian dibidang pelayanan kesehatan), ilmu kognitif, ilmu komputer dan teknologi informasi. Tujuan dari informatika medik adalah untuk memperbaiki mutu pelayanan kesehatan, riset serta pendidikan dalam bidang kesehatan dan kedokteran. Setelah beberapa tahun terjadinya pengembangan dalam sistem informasi yang mendukung infrastruktur ilmu kedokteran, generasi baru dari sistem dan perangkat komunikasi mulai dibangun untuk membimbing para dokter dan para profesional dibidang pelayanan kesehatan lainnya dalam menjalankan proses pendidikan, membuat keputusan, berkomunikasi dan berbagai aspek dari aktifitas profesional. Satuan akademik dari informatika medik mulai dibangun pada sejumlah fakultas kedokteran dan rumah sakit pendidikan , dimana para ahli dibidang informatika medik melakukan penyuluhan terhadap para staf fakultas dan rumah sakit. Saat ini informatika medik merupakan salah satu disiplin ilmu yang diajarkan dalam setiap institusi kedokteran dan pelayanan kesehatan. Kemampuan memberikan informasi merupakan dasar bagi praktek kedokteran yang baik. Setiap dokter dan profesional dibidang kesehatan perlu memahami prinsip2 interpretasi data, membangun proses diagnosis yang logis serta penatalaksanaan berbagai permasalahan klinis. Rekam medik yang beriorentasi permasalahan (Problem Oriented Medical Record) hanya merupakan salah satu dari instrumen informasi, dimana para dokter perlu memahami bagaimana dan kapan menggunakannya.


Dinamika komunikasi antara dokter dengan pasien dan para koleganya akan mengalami perubahan ketika dialihkan dari komunikasi dalam bentuk interaksi percakapan langsung kepada komunikasi melalui pesawat telepon, e-mail, voice mail atau video (teleconference). Pemahaman tentang implikasi dari kelebihan penggunaan suatu media komunikasi dibandingkan dengan media yang lain merupakan dasar dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif.

Menurut Enrico Coiera, ada 10 persyaratan penting bagi dokter dalam meningkatkan kemampuan dibidang informatika medik, yaitu meliputi :

  1. Pemahaman tentang dinamika dan dasar2 pengetahuan kedokteran agar dapat terus dilakukan penyegaran.
  2. Mengetahui cara bagaimana mencari dan mengevaluasi kemajuan pengetahuan tersebut berdasarkan bukti-bukti ilmiah (evidence based).
  3. Mengerti tentang dasar2 statistik dan dasar2 logik dari proses diagnosis suatu penyakit.
  4. Dapat membuat interpretasi data2 klinis dan menganalisis kesalahan2 yang ditemukan.
  5. Bagaimana membangun struktur dan menganalisis keputusan klinis ditinjau dari manfaat dan risikonya.
  6. Mengaplikasi dan mengadaptasi pengetahuan klinis guna memperbaiki pelayanan kesehatan.
  7. Mengakses, menilai, memilih serta mengaplikasikan panduan terapi, mengadaptasikannya ke dalam lingkungan institusi lokal, berkomunikasi dan mencatat berbagai variasi dari rencana pengobatan dan hasilnya.
  8. Mampu membuat rekaman data klinis yang dapat digunakan sebagai sarana komunikasi dengan kolega dan sebagai data epidemiologi.
  9. Mampu memilih dan mengoperasikan berbagai sarana komunikasi seperti pesawat telepon, e-mail, video conference, voice-mail dan surat menyurat elektronik.
  10. Mampu membangun struktur dan mengkomunikasikan berbagai sarana komunikasi yang sesuai.


Informatika medik merupakan ilmu pengetahuan yang berkembang pesat dengan maksud untuk mengoptimalkan penyimpanan, pengambilan dan pengelolaan informasi biomedik. Pengembangan informatika medik sebagai suatu disiplin ilmu yang baru terutama disebabkan karena berkembangnya teknologi komputer dan komunikasi, yang membangkitkan kesadaran para ahli bahwa pengetahuan biomedik dan informasi klinis tentang pasien tidak dapat dikelola secara optimal hanya dengan cara tradisional.

Informatika medik merupakan lahan interdisipliner yang berdasarkan pada pemahaman terhadap :

  • pengetahuan komputer
  • pengetahuan informasi
  • pengetahuan kognitif
  • epidemiologi
  • telekomunikasi

INFORMATIKA

Copyright@2009-2015 by Alwi Shahab